Ketika aku menelisik
sebuah jerat dan sekat
tak tampak sebuah panghayat
atas sebuah intuisi dalam seni
akankah ini
hanya menjadi debu sepi
tergerus oleh globalisasi
dan kita hanya bisa mengenang
sebuah sekat itu
dan kita tak bisa lagi
membangun sebuah seni
seni yang mempertanyakan
dimana seni aku sekarang?
ujung
atau
akhir
rasanya
tak ada jawaban atas sebuah dimana?

No comments:
Post a Comment